Hanya sunyi yang tersisa
Kala malam hadirkan gelap
Saat pecinta melepas kerinduaan
Meneguk indahnya penyatuaan dua jiwa
Hanya sunyi yang tersisa
Kala siang menghilang dan hingar-bingarnya
Riuh alam dendangkan lagu cinta bagi Sang Kekasih
Merenda kerinduan akan hadirnya masa kebersatuan
Wahai malam
Adakah cinta tersisa
Bagi biduk kecil yang dambakan dermaga
Musafir yang haus di padang gersang
Wahai malam
Kapan penantian ini berujung
Saat cinta menyentuh kedalaman kalbu
Bergelora jiwa terbakar api kerinduan
Bagai embun pagi yang terbakar panas mentari